-

...

-

---

-

---

-

---

-

---

-

---

Sabtu, 28 Februari 2015

Cara Cek SKTP PTK Semester 2 Tahun 2015 ( Lapor Tunjangan Dikdas )

Sekarang Para PTK sudah bisa mengecek Surat Keputusan Tunjangan Profesi ( SKTP ) semester genap tahun 2015. Ya tentunya tugas operator sekolahlah yang memberitahukan informasi ini kepada guru-guru di sekolah masing-masing khususnya yang telah sertifikasi agar nantinya mereka bisa secara mandiri melakukan pengecekkan datanya apakah sudah benar dan valid.
Jika nantinya terdapat data yang salah segeralah beritahukan kepada operator sekolah agar bisa diperbaiki secepatnya. Intinya kita harus saling membantu, karena operator juga manusia yang penuh dengan kehilafan serta kesalahan. Jadi sudah sepantasnya guru-guru juga mau bekerjasama dalam memvalidasi data tersebut.
Baiklah langsung saja bagi PTK yang ingin mengecek SKTP apakah sudah sesuai dengan keadaan sebenanarnya. Silahkan ikuti panduan dibawah agar lebih mudah.
  1. Masuk ke alamat ini : http://223.27.144.195:8081/
    silahkan cek data PTK anda melalui Link berikut :
    (NEW) http://223.27.144.195:8089

    Link baru. silahkan cek Tunjngan DIKDAS anda disini :
    http://223.27.144.195:8081/index2.php
  2. Link baru. silahkan cek Tunjngan DIKDAS anda disini :
    http://223.27.144.195:8081/index2.php - See more at: http://inpressamata.blogspot.com/2014/02/cek-data-guru-lembar-info-ptk.html#sthash.nss2Uygr.dpuf


  3. (NEW) http://223.27.144.195:8089

    Link baru. silahkan cek Tunjngan DIKDAS anda disini :
    http://223.27.144.195:8081/index2.php - See more at: http://inpressamata.blogspot.com/2014/02/cek-data-guru-lembar-info-ptk.html#sthash.nss2Uygr.dpuf


    (NEW) http://223.27.144.195:8089

    Link baru. silahkan cek Tunjngan DIKDAS anda disini :
    http://223.27.144.195:8081/index2.php - See more at: http://inpressamata.blogspot.com/2014/02/cek-data-guru-lembar-info-ptk.html#sthash.nss2Uygr.dpuf


    (NEW) http://223.27.144.195:8089

    Link baru. silahkan cek Tunjngan DIKDAS anda disini :
    http://223.27.144.195:8081/index2.php - See more at: http://inpressamata.blogspot.com/2014/02/cek-data-guru-lembar-info-ptk.html#sthash.nss2Uygr.dpuf


    (NEW) http://223.27.144.195:8089

    Link baru. silahkan cek Tunjngan DIKDAS anda disini :
    http://223.27.144.195:8081/index2.php - See more at: http://inpressamata.blogspot.com/2014/02/cek-data-guru-lembar-info-ptk.html#sthash.nss2Uygr.dpuf


    (NEW) http://223.27.144.195:8089

    Link baru. silahkan cek Tunjngan DIKDAS anda disini :
    http://223.27.144.195:8081/index2.php - See more at: http://inpressamata.blogspot.com/2014/02/cek-data-guru-lembar-info-ptk.html#sthash.nss2Uygr.dpuf
  4. Jika pada halaman tersebut ada keterangan "maaf akses anda tidak syah", maka jangan panik, silahkan klik "kembali ke beranda"
  5. gambar halaman error
  6. Selanjutnya di halaman cek info PTK, caranya masih sama, username adalah NRG ( bagi guru sertifikasi ), NUPTK, atau NIK. Sedangkan Password adalah tanggal lahir dengan format tahun-bulan-tanggal.
  7. Jangan lupa masukkan kode captha lalu klik tombol login
cek info sertifikasi guru 2015
Coba dilihat datanya apakah masih banyak yang warna merah ? jika iya jangan langsung panik dan marah-parah dengan operator. Hal ini dikarenakan situs tersebut masih dalam percobaan. Dan datanya belum terintegrasi dengan dapodikdas versi 303. (Berbagai Sumber)

Selasa, 24 Februari 2015

MENDIKBUD: Belajar Sejarah Bukan Berarti Menengok Masa Lalu, Namun Memahami Masa Depan

Jakarta- Pelajaran sejarah bukan berarti menengok masa lalu, namun memahami masa depan. Oleh sebab itu pelajaran sejarah akan lebih diarahkan kepada pemahaman makna di balik peristiwa sejarah, dan tidak sekedar hafalan peristiwa. Demikian disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan saat menghadiri acara silaturahmi bersama Komunitas Historia Indonesia (KHI).

Mendikbud mengatakan, belajar sejarah tidak hanya belajar kapan, dimana, siapa saja yang hadir dalam suatu peristiwa sejarah. Lebih jauh lagi belajar sejarah yang perlu dilihat adalah apa makna peristiwa tersebut bagi bangsa Indonesia. Contohnya seperti mempelajari sejarah Sumpah Pemuda.

“Belajar sejarah Sumpah Pemuda bukan mempelajari kapan, dimana, siapa saja yang hadir saat itu, tetapi makna sumpah pemuda bagi perjalanan bangsa Indonesia,” kata Mendikbud dalam acara silaturahmi bersama KHI yang dilaksanakan di SMA Negeri 19 Jakarta, Kamis (19/02/2015).

Mendikbud meyakini 60 persen wisatawan mancanegara datang ke Indonesia tiada lain karena budaya. Mendikbud berharap masyarakat dapat menjaga budaya Indonesia. Dengan begitu, kata Mendikbud, daya tarik budaya Indonesia tidak akan hilang. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), tutur Mendikbud, akan lebih serius melestarikan museum dan cagar budaya.

“Kemendikbud berharap adanya partisipasi masyarakat untuk memberitahu cagar budaya yang terancam atau perlu mendapat perhatian,” ujar Mendikbud.

Di hari yang sama Mendikbud didampingi Plt. Kepala Pusat Informasi dan Humas (PIH) Ari Santoso, menghadiri perayaan Imlek 2015 yang dilaksanakan di Klenteng Kim Tel Le atau Vihara Dharma Bhakti, di daerah Petak Sembilan, Glodok, Jakarta Barat. "Gong Xi Fat Cai,” demikian disampaikan Mendikbud saat menyampaikan ucapan selamat hari raya Imlek kepada para pengunjung Vihara Dharma Bhakti. (kemdiknas.go.id)